Mau daftar beasiswa luar negeri atau melamar kerja di perusahaan internasional? Sertifikat TOEFL adalah kunci utama yang wajib kamu miliki. Tapi, apa sih sebenarnya TOEFL itu? Jenis tes mana yang harus dipilih? Berapa biayanya? Dan berapa lama masa berlakunya?
Tenang, di artikel ini Tugasin akan membahas semua hal tentang sertifikat TOEFL secara lengkap dan praktis. Kamu akan tahu persis apa yang perlu dilakukan untuk mendapatkan sertifikat ini dan memanfaatkannya untuk meraih impian akademik atau karir internasionalmu.
Jenis Tes TOEFL dan Perbedaannya
Sebelum mendaftar tes, kamu harus paham dulu ada beberapa jenis TOEFL yang beredar. Masing-masing punya kegunaan dan karakteristik berbeda. Yuk, kenali satu per satu agar kamu tidak salah pilih!
1. TOEFL iBT (Internet-Based Test)
Ini adalah jenis TOEFL paling populer dan paling banyak digunakan saat ini. Tes ini dilakukan secara online melalui komputer di pusat tes resmi. Materi yang diujikan meliputi empat keterampilan bahasa Inggris: Reading, Listening, Speaking, dan Writing.
TOEFL iBT diakui secara internasional dan menjadi syarat utama untuk mendaftar beasiswa luar negeri atau kuliah di universitas ternama dunia. Jika targetmu adalah studi atau karir di luar negeri, ini adalah pilihan yang tepat.
Butuh bantuan untuk mempersiapkan TOEFL iBT? Tugasin menyediakan jasa joki tugas khusus untuk membantu kamu memahami materi dan strategi mengerjakan soal dengan lebih efektif. Cek layanannya di sini dan raih skor tinggi dengan mudah!
2. TOEFL ITP (Institutional Testing Program)
Berbeda dengan TOEFL iBT, TOEFL ITP lebih sering digunakan untuk keperluan internal, seperti syarat kelulusan di kampus atau seleksi kerja di perusahaan lokal. Tes ini dilakukan secara paper-based dan fokus pada tiga keterampilan: Listening, Structure and Written Expression, dan Reading.
Meskipun tidak berlaku untuk pendaftaran ke luar negeri, TOEFL ITP tetap berguna untuk memenuhi syarat akademik atau karir di dalam negeri. Biayanya juga lebih terjangkau dibandingkan TOEFL iBT.
3. TOEFL PBT (Paper-Based Test)
Ini adalah versi lama dari TOEFL yang kini sudah jarang digunakan. Materinya mirip dengan TOEFL ITP, tetapi formatnya lebih tradisional. Saat ini, sebagian besar lembaga sudah beralih ke TOEFL iBT atau ITP.
Jika kamu menemukan lembaga yang masih menyebut TOEFL PBT, kemungkinan besar mereka mengacu pada TOEFL ITP. Jadi, tidak perlu bingung, ya!
Tips dari Tugasin: Sebelum mendaftar, pastikan kamu tahu tujuanmu. Jika targetmu adalah beasiswa atau kuliah di luar negeri, pilih TOEFL iBT. Namun, jika hanya untuk syarat internal kampus atau kerja lokal, TOEFL ITP sudah cukup.
Fungsi Sertifikat TOEFL untuk Beasiswa dan Karir
Apa sih sebenarnya manfaat memiliki sertifikat TOEFL? Ternyata, sertifikat ini bukan hanya sekadar kertas, tapi juga