Edukasi

TOEIC atau IELTS Mana yang Lebih Cocok untuk Kamu Yuk Simak Perbedaannya

Mau kuliah di luar negeri, melamar beasiswa, atau bekerja di perusahaan internasional? Kemampuan bahasa Inggris jadi syarat wajib yang nggak bisa ditawar lagi. Tapi bingung harus pilih tes yang mana antara TOEIC dan IELTS? Tenang, Tugasin bakal bantu kamu memahami perbedaan keduanya secara lengkap—mulai dari masa berlaku, biaya, jenis soal, hingga sistem penilaiannya. Dengan begitu, kamu bisa pilih tes yang paling sesuai dengan kebutuhan dan tujuanmu.

Pengertian TOEIC dan IELTS

TOEIC (Test of English for International Communication) dan IELTS (International English Language Testing System) sama-sama tes kemampuan bahasa Inggris yang diakui secara internasional. Tapi, fokus keduanya berbeda lho. TOEIC lebih cocok untuk kamu yang ingin bekerja di lingkungan bisnis internasional karena menguji kemampuan komunikasi dalam konteks profesional. Sementara IELTS lebih umum digunakan untuk keperluan akademik, seperti kuliah di luar negeri atau melamar beasiswa, karena mencakup kemampuan bahasa Inggris secara menyeluruh.

Jadi, kalau kamu punya rencana untuk bekerja di perusahaan multinasional, TOEIC mungkin pilihan yang tepat. Tapi kalau tujuanmu adalah kuliah atau melanjutkan studi, IELTS bisa jadi opsi yang lebih relevan. Masih ragu mana yang lebih cocok? Tugasin punya layanan joki tugas yang bisa bantu kamu mempersiapkan materi tes dengan lebih efektif!

Masa Berlaku Sertifikat TOEIC dan IELTS

Salah satu perbedaan mencolok antara TOEIC dan IELTS adalah masa berlaku sertifikatnya. TOEIC memberikan sertifikat yang tidak pernah kedaluwarsa, alias berlaku seumur hidup. Ini jadi keuntungan besar buat kamu yang ingin menggunakan sertifikat tersebut untuk keperluan jangka panjang, seperti melamar pekerjaan atau promosi di perusahaan.

Di sisi lain, sertifikat IELTS hanya berlaku selama 2 tahun. Setelah itu, kamu harus mengulang tes jika masih membutuhkan sertifikat yang valid. Masa berlaku yang terbatas ini biasanya diterapkan karena kemampuan bahasa Inggris bisa menurun seiring waktu jika nggak terus diasah. Jadi, pastikan kamu sudah siap sebelum mendaftar tes IELTS ya!

Biaya Pendaftaran TOEIC vs IELTS

Biaya pendaftaran tes bahasa Inggris memang jadi pertimbangan penting, apalagi kalau kamu punya budget terbatas. Secara umum, biaya TOEIC cenderung lebih murah dibandingkan IELTS. Tapi, harga pastinya bisa berbeda-beda tergantung negara dan penyelenggara tes. Misalnya, di Indonesia, biaya TOEIC berkisar antara Rp 800.000 hingga Rp 1.200.000, sedangkan IELTS bisa mencapai Rp 2.900.000 hingga Rp 3.500.000.

Tips hemat: Cek promo atau diskon dari penyelenggara tes, terutama jika kamu mendaftar jauh-jauh hari. Beberapa lembaga juga menawarkan paket persiapan tes yang bisa menghemat biaya. Kalau kamu butuh bantuan untuk mempersiapkan diri, Tugasin punya layanan joki makalah dan karya ilmiah yang bisa bantu kamu menyusun materi belajar dengan lebih terstruktur.

Cara Mudah Daftar TOEIC dan IELTS

Proses pendaftaran TOEIC dan IELTS cukup berbeda. Untuk TOEIC, kamu bisa mendaftar secara online melalui situs resmi ETS (Educational Testing Service). Caranya cukup mudah: pilih jadwal tes, isi formulir pendaftaran, dan bayar biaya tes. Setelah itu, kamu akan mendapatkan konfirmasi dan jadwal tes.

Sementara untuk IELTS, kamu harus mendaftar melalui British Council atau IDP Education, dua penyelenggara resmi tes IELTS di Indonesia. Kamu bisa memilih lokasi dan jadwal tes sesuai keinginan, lalu mengisi formulir pendaftaran online. Setelah pembayaran, kamu akan mendapatkan email konfirmasi beserta detail tes.

Penting! Pastikan kamu mendaftar jauh-jauh hari karena kuota tes bisa cepat habis, terutama di kota-kota besar. Kalau kamu butuh bantuan untuk persiapan tes, Tugasin juga menyediakan layanan cek plagiarisme untuk memastikan karya ilmiah atau tugasmu bebas dari plagiat dan siap digunakan untuk keperluan akademik.

Jenis Bahasa Inggris yang Digunakan

TOEIC dan IELTS menggunakan jenis bahasa Inggris yang berbeda sesuai dengan tujuan tesnya. TOEIC lebih fokus pada bahasa Inggris bisnis, seperti percakapan dalam rapat, presentasi, email profesional, dan negosiasi. Jadi, kalau kamu ingin bekerja di perusahaan internasional, TOEIC bisa jadi pilihan yang tepat karena materinya lebih relevan dengan dunia kerja.

Sementara IELTS mencakup bahasa Inggris yang lebih luas, mulai dari percakapan sehari-hari hingga bahasa akademik. Tes ini cocok untuk kamu yang ingin kuliah di luar negeri atau melamar beasiswa karena menguji kemampuan bahasa Inggris secara menyeluruh, termasuk kemampuan menulis esai akademik dan berbicara dalam diskusi ilmiah.

Perbedaan Jenis Soal TOEIC dan IELTS

TOEIC terdiri dari dua bagian utama: Listening dan Reading. Bagian Listening menguji kemampuanmu memahami percakapan bisnis, instruksi, dan dialog dalam konteks profesional. Sementara bagian Reading menguji pemahamanmu terhadap teks-teks bisnis, seperti email, laporan, dan artikel profesional.

Contoh soal TOEIC:

  • Mendengarkan rekaman percakapan antara dua rekan kerja tentang proyek baru.
  • Membaca email dari atasan tentang perubahan jadwal rapat.

IELTS memiliki empat bagian: Listening, Reading, Writing, dan Speaking. Bagian Listening dan Reading mirip dengan TOEIC, tapi IELTS menambahkan tes Writing dan Speaking yang lebih menantang. Di bagian Writing, kamu harus menulis esai atau laporan berdasarkan topik yang diberikan. Sementara di bagian Speaking, kamu akan diuji kemampuan berbicara dalam diskusi langsung dengan penguji.

Contoh soal IELTS:

  • Menulis esai tentang dampak teknologi terhadap pendidikan.
  • Berbicara tentang pengalaman traveling dalam sesi wawancara.

Sistem Penilaian TOEIC dan IELTS

TOEIC menggunakan skala penilaian dari 10 hingga 990, dengan pembagian level berdasarkan kemampuan bahasa Inggris. Misalnya, skor 785-990 menunjukkan kemampuan bahasa Inggris yang sangat baik, sementara skor di bawah 225 menunjukkan kemampuan dasar. Skor TOEIC ini biasanya digunakan oleh perusahaan untuk menilai kemampuan bahasa Inggris karyawan atau calon karyawan.

IELTS menggunakan skala penilaian dari 0 hingga 9 band, dengan setiap band mewakili tingkat kemampuan tertentu. Misalnya, band 7 menunjukkan kemampuan bahasa Inggris yang baik, sementara band 9 menunjukkan kemampuan yang sangat mahir. Skor IELTS dihitung berdasarkan rata-rata dari empat bagian tes: Listening, Reading, Writing, dan Speaking. Banyak universitas dan lembaga beasiswa menetapkan skor IELTS minimal, misalnya band 6.5 atau 7.0 sebagai syarat pendaftaran.

Tips sukses: Untuk mendapatkan skor tinggi, kamu perlu mempersiapkan diri dengan baik. Latihan soal secara rutin dan pahami pola tes yang akan kamu hadapi. Kalau kamu butuh bantuan ekstra, Tugasin punya layanan joki skripsi yang bisa bantu kamu menyusun strategi belajar yang efektif!

Ada banyak hal yang perlu dipertimbangkan sebelum memilih antara TOEIC dan IELTS. Mulai dari tujuanmu, biaya, hingga jenis tes yang paling sesuai dengan kebutuhan. Yang terpenting, persiapkan dirimu dengan baik agar bisa mendapatkan skor yang memuaskan. Dengan persiapan yang tepat, kamu bisa meraih tujuan akademik atau karirmu dengan lebih percaya diri. Jangan lupa, Tugasin selalu siap bantu kamu dalam setiap langkah persiapanmu!


Tim Redaksi
Tim Redaksi Website
Butuh Bantuan dengan Tugasmu?

Tim ahli kami siap membantu kamu menyelesaikan tugas dengan cepat dan berkualitas.

Konsultasi Gratis