Edukasi

Rahasia Kuasai Causative dan Passive JLPT N4 – Buktikan Kemampuanmu Sekarang

Pernah bingung saat harus bilang “ibu menyuruhku belajar” atau “aku dipuji guru” dalam bahasa Jepang? Dua pola tata bahasa ini—causative させる dan passive られる—adalah kunci untuk menguasai JLPT N4 dengan nilai maksimal. Tanpa memahaminya, kamu akan kesulitan menjawab soal-soal grammar yang sering muncul di ujian.

Di artikel ini, Tugasin akan membongkar semua rahasia pola causative dan passive JLPT N4. Mulai dari pengertian, cara membentuk, contoh kalimat, hingga latihan soal yang bikin kamu siap tempur menghadapi ujian. Yuk, langsung praktikkan!

Pengertian Causative dan Passive JLPT N4

Sebelum masuk ke teknik, kamu perlu paham dulu apa sih sebenarnya causative dan passive itu. Kedua pola ini punya fungsi yang sangat berbeda, tapi sama-sama penting untuk JLPT N4.

  • Causative (させる) – Digunakan saat kamu ingin menyuruh atau membuat seseorang melakukan sesuatu. Contohnya: “Guru menyuruh murid membaca buku” atau “Ibu membuatku makan sayur”.
  • Passive (られる) – Dipakai saat kamu mengalami suatu tindakan dari orang lain. Misalnya: “Aku dipuji guru” atau “Surat ini ditulis oleh ayah”.

Tugasin Tip: Kalau kamu masih bingung membedakan keduanya, coba ingat-ingat pola dasarnya. Causative selalu ada unsur “menyuruh”, sedangkan passive fokus pada “dikenai tindakan”. Jika kamu butuh bantuan lebih lanjut untuk memahami konsep ini, joki tugas bahasa Jepang di Tugasin bisa membantumu dengan penjelasan yang lebih mendalam dan latihan soal khusus.

Cara Membentuk Causative させる dengan Benar

Sekarang, mari kita bahas cara membentuk pola causative させる. Ada dua jenis kata kerja dalam bahasa Jepang yang perlu kamu perhatikan: U-verbs dan Ru-verbs. Simak rumusnya berikut ini.

Rumus Causative untuk U-verbs (五段動詞)

Untuk U-verbs, ubah akhiran “u” menjadi “a” lalu tambahkan せる. Contoh:

  • 書く (kaku – menulis) → 書かせる (kakaseru – membuat menulis)
  • 話す (hanasu – berbicara) → 話させる (hanasaseru – membuat berbicara)
  • 待つ (matsu – menunggu) → 待たせる (mataseru – membuat menunggu)

Rumus Causative untuk Ru-verbs (一段動詞)

Untuk Ru-verbs, buang akhiran る lalu tambahkan させる. Contoh:

  • 食べる (taberu – makan) → 食べさせる (tabesaseru – membuat makan)
  • 見る (miru – melihat) → 見させる (misaseru – membuat melihat)
  • 寝る (neru – tidur) → 寝させる (nesaseru – membuat tidur)

Kata Kerja Irregular

Ada dua kata kerja irregular yang perlu kamu hafal:

  • する (suru – melakukan) → させる (saseru – membuat melakukan)
  • くる (kuru – datang) → こさせる (kosaseru – membuat datang)

Tugasin Tip: Untuk mempercepat hafalan, coba buat kalimat sendiri menggunakan pola causative. Misalnya, “Ayah menyuruhku membersihkan kamar” → 父は私に部屋を掃除させました (Chichi wa watashi ni heya o souji saseru). Kalau kamu kesulitan membuat kalimat, joki makalah bahasa Jepang di Tugasin bisa membantumu menyusun kalimat yang benar dan natural.

Rumus Passive られる untuk Kalimat Pasif

Ada kesamaan antara pola causative dan passive dalam hal pembentukannya. Namun, passive menggunakan akhiran られる. Yuk, kita pelajari rumusnya.

Rumus Passive untuk U-verbs (五段動詞)

Untuk U-verbs, ubah akhiran “u” menjadi “a” lalu tambahkan れる. Contoh:

  • 書く (kaku – menulis) → 書かれる (kakareru – ditulis)
  • 読む (yomu – membaca) → 読まれる (yomareru – dibaca)
  • 聞く (kiku – mendengar) → 聞かれる (kikareru – didengar)

Rumus Passive untuk Ru-verbs 一段動詞

Untuk Ru-verbs, buang akhiran る lalu tambahkan られる. Contoh:

  • (食べる taberu – makan) → 食べられる (taberareru – dimakan)
  • (見る miru – melihat) → 見られる (mirareru – dilihat)

Kata Kerja Irregular

Sama seperti causative, ada dua kata kerja irregular untuk passive:

  • (する suru – melakukan) → される (sareru – dilakukan)
  • (くる kuru – datang) → こられる (korareru – didatangi)

Tugasin Tip: Pola passive sering digunakan dalam konteks negatif seperti “aku dimarahi guru” atau “tasku dicuri”. Coba buat 5 kalimat pasif menggunakan situasi sehari-hari untuk membiasakan diri. Jika kamu butuh koreksi atau ingin memastikan kalimatmu benar, cek plagiarisme dan tata bahasa di Tugasin bisa membantumu memeriksa dan memperbaiki kesalahan.

Contoh Kalimat Causative dan Passive yang Sering Keluar

Untuk membantumu lebih paham, berikut contoh kalimat causative dan passive yang sering muncul di soal JLPT N4.

Contoh Kalimat Causative

  • 先生は学生に宿題をさせました。(Sensei wa gakusei ni shukudai o sasemashita.) – Guru menyuruh murid mengerjakan PR.
  • 母は私に野菜を食べさせます。(Haha wa watashi ni yasai o tabesasemasu.) – Ibu menyuruhku makan sayur.
  • 父は弟を買い物に行かせた。(Chichi wa otouto o kaimono ni ikaseta.) – Ayah menyuruh adik pergi belanja.

Contoh Kalimat Passive

  • 私は先生に褒められました。(Watashi wa sensei ni homera remashita.) – Aku dipuji oleh guru.
  • この本は多くの人に読まれています</strong》。(Kono hon wa ooku no hito ni yomarete imasu.) – Buku ini dibaca oleh banyak orang.
  • 私は犬に噛まれました。(Watashi wa inu ni kamaremashita.) – Aku digigit anjing.

Tim Redaksi
Tim Redaksi Website
Butuh Bantuan dengan Tugasmu?

Tim ahli kami siap membantu kamu menyelesaikan tugas dengan cepat dan berkualitas.

Konsultasi Gratis