Mimpi melanjutkan studi S2 atau S3 di luar negeri semakin dekat ketika kamu berhasil menyusun research plan yang kuat. Dokumen ini bukan sekadar formalitas—universitas dan penyedia beasiswa menggunakannya untuk menilai potensi penelitianmu. Tapi, bagaimana cara membuat research plan yang benar-benar meyakinkan? Simak panduan lengkap ini agar kamu tidak salah langkah!
Pengertian Research Plan dan Fungsinya
Research plan adalah kerangka penelitian yang menjelaskan secara rinci apa, mengapa, dan bagaimana penelitianmu akan dilakukan. Dokumen ini biasanya terdiri dari 4-7 halaman (2000-3500 kata) dan menjadi syarat wajib untuk pendaftaran beasiswa atau program pascasarjana.
Fungsinya tidak main-main, lho! Research plan membantu pihak universitas atau penyedia beasiswa untuk:
- Memahami topik dan tujuan penelitianmu
- Menilai kelayakan dan orisinalitas ide penelitian
- Mengevaluasi kemampuanmu dalam merencanakan penelitian
- Memastikan penelitianmu sesuai dengan fokus program studi
Jika kamu merasa kesulitan menyusunnya, Tugasin siap membantu dengan jasa joki makalah dan karya ilmiah yang terpercaya. Tim ahli kami akan memastikan research plan-mu profesional dan bebas plagiarisme!
Struktur Research Plan yang Benar
Setiap universitas atau beasiswa mungkin memiliki format berbeda, tapi struktur dasar research plan umumnya sama. Berikut komponen wajib yang harus ada:
Judul Penelitian
Buatlah judul yang spesifik, jelas, dan mencerminkan inti penelitianmu. Hindari judul yang terlalu umum atau ambigu. Contoh:
- ❌