Kamu bermimpi kuliah di Jepang? Negeri Sakura memang menawarkan pendidikan berkualitas tinggi, tapi jangan lupa ada tantangan budaya yang harus kamu hadapi. Culture shock kuliah di Jepang bisa datang dari hal-hal tak terduga—mulai dari sistem belajar yang berbeda hingga kebiasaan sehari-hari. Agar kamu tidak kaget dan bisa beradaptasi dengan cepat, Tugasin merangkum 8 culture shock yang paling sering dialami mahasiswa Indonesia. Simak baik-baik, ya!
Perbedaan Sistem Orientasi Kampus Jepang
Di Indonesia, masa orientasi adalah momen seru untuk mengenal kampus dan bertemu senior. Tapi di Jepang, kamu tidak akan menemukan hal itu! Hari pertama kuliah langsung dimulai dengan perkuliahan tanpa ada pengenalan lingkungan atau perkenalan dengan teman sekelas. Jadi, kamu harus lebih proaktif mencari tahu informasi penting seperti lokasi kelas, jadwal kuliah, dan aturan kampus. Jangan ragu untuk bertanya pada staf kampus atau teman internasional lainnya. Kalau kamu merasa kesulitan menyesuaikan diri, Tugasin bisa membantumu dengan jasa joki tugas agar fokus pada adaptasi tanpa terbebani tugas akademik.
Kedisiplinan Tinggi di Jepang yang Harus Dihadapi
Orang Jepang terkenal dengan kedisiplinannya, dan hal ini sangat terasa di lingkungan kampus. Dosen di Jepang tidak akan mentolerir keterlambatan atau ketidakhadiran tanpa alasan yang jelas. Bahkan, datang 10 menit sebelum kelas dimulai adalah hal yang biasa. Aturan-aturan di kelas juga sangat ketat—mulai dari cara berpakaian hingga penggunaan gadget. Jika kamu terbiasa dengan fleksibilitas di Indonesia, ini bisa menjadi tantangan besar. Tapi ingat, kedisiplinan ini akan membentukmu menjadi pribadi yang lebih profesional!
Tingkat Individualitas dalam Belajar di Jepang
Di Indonesia, tugas kelompok adalah hal yang lumrah. Tapi di Jepang, sistem belajar lebih mengedepankan individualitas. Kamu akan jarang menemukan tugas yang dikerjakan bersama-sama, dan dosen akan menilai kemampuanmu secara personal. Ini bisa menjadi culture shock kuliah di Jepang yang cukup menantang, terutama jika kamu terbiasa bekerja dalam tim. Kamu harus lebih mandiri dalam mengerjakan tugas dan tidak bisa mengandalkan teman sekelas. Jika merasa kesulitan, Tugasin siap membantumu dengan jasa joki makalah agar hasil kerjamu tetap maksimal.
Sistem Absensi Ketat yang Berlaku di Jepang
Lupa dengan sistem