Edukasi

Tulis Email Lamaran Kerja yang Bikin HR Langsung Lirik Ini Caranya

Mau lamaran kerjamu dilirik HR? Jangan asal kirim email! Kamu butuh strategi jitu agar email lamaran kerjamu menonjol di antara ratusan pelamar lainnya. Tenang, Tugasin punya panduan lengkap mulai dari cara menulis subjek yang menarik, isi yang detail, hingga contoh email lamaran kerja dalam Bahasa Indonesia dan Inggris. Yuk, simak sampai habis dan praktikkan tips ini agar lamaranmu langsung dilirik!

Strategi Membuat Subjek Email Lamaran yang Menarik

Subjek email adalah gerbang pertama yang menentukan apakah HR akan membuka emailmu atau tidak. Jika subjekmu tidak jelas atau bahkan kosong, besar kemungkinan emailmu akan terlewatkan. Bayangkan saja, HR menerima puluhan bahkan ratusan email setiap harinya. Jika subjekmu tidak menarik, emailmu bisa langsung terhapus tanpa dibaca.

Lalu, bagaimana cara menulis subjek email lamaran kerja yang efektif? Pertama, pastikan subjekmu singkat, jelas, dan spesifik. Contohnya: “Lamaran Pekerjaan – [Nama Posisi] – [Nama Kamu]”. Hindari subjek yang terlalu umum seperti “Lamaran Kerja” atau “Permohonan Pekerjaan”. Subjek yang spesifik akan membuat HR lebih mudah mengidentifikasi posisi yang kamu lamar dan siapa kamu.

Kedua, sesuaikan subjek dengan lowongan yang kamu tuju. Jika perusahaan membuka beberapa posisi, pastikan kamu menyebutkan posisi yang kamu lamar dengan jelas. Misalnya: “Lamaran untuk Posisi Marketing Specialist – [Nama Kamu]”. Dengan begitu, HR tidak perlu menebak-nebak posisi yang kamu inginkan.

Terakhir, hindari penggunaan huruf kapital semua atau tanda seru berlebihan. Meskipun kamu ingin menarik perhatian, tulisan yang terlalu mencolok justru bisa dianggap spam. Gunakan bahasa yang profesional dan sopan agar emailmu terlihat serius dan layak untuk dibaca.

Isi Email Lamaran yang Detail dan Profesional

Setelah subjek, bagian isi email adalah kesempatanmu untuk menunjukkan antusiasme dan kualifikasimu. Jangan sampai kamu melewatkan kesempatan ini dengan menulis isi email yang asal-asalan. Ingat, HR akan menilai profesionalismemu dari cara kamu menulis email.

Mulailah dengan salam pembuka yang sopan. Contohnya: “Yth. Tim Rekrutmen [Nama Perusahaan]” atau “Halo [Nama HR jika diketahui]”. Hindari salam yang terlalu santai seperti “Hai” atau “Halo semuanya”. Salam pembuka yang sopan akan memberikan kesan pertama yang baik.

Setelah salam, langsung sampaikan maksudmu dengan jelas. Sebutkan posisi yang kamu lamar dan dari mana kamu mengetahui lowongan tersebut. Misalnya: “Saya menulis email ini untuk melamar posisi [Nama Posisi] yang saya temukan di [Sumber Informasi, misal: LinkedIn, website perusahaan, dll].”. Dengan begitu, HR langsung paham tujuanmu mengirim email.

Selanjutnya, jelaskan mengapa kamu tertarik dengan posisi tersebut dan apa yang membuatmu cocok. Hubungkan pengalaman, keterampilan, dan pencapaianmu dengan kebutuhan perusahaan. Misalnya: “Dengan pengalaman saya di bidang [Bidang Pekerjaan] selama [Jumlah Tahun], saya yakin dapat berkontribusi dalam [Tugas atau Proyek yang Relevan di Perusahaan].”. Jangan lupa untuk menyebutkan nilai-nilai perusahaan yang kamu kagumi dan mengapa kamu ingin bergabung.

Jika kamu merasa kesulitan menyusun isi email yang menarik, Tugasin bisa membantumu dengan jasa joki makalah dan karya ilmiah untuk memastikan email lamaranmu terlihat profesional dan meyakinkan. Klik di sini untuk info lebih lanjut!

Penutup Email Lamaran yang Berkesan

Penutup email adalah bagian terakhir yang akan dibaca HR, jadi pastikan kamu meninggalkan kesan yang baik. Penutup yang berkesan tidak hanya sopan, tetapi juga menunjukkan antusiasmemu untuk bergabung dengan perusahaan.

Mulailah penutup dengan kalimat yang menunjukkan harapanmu untuk mendapatkan kesempatan wawancara. Contohnya: “Saya sangat berharap dapat diberikan kesempatan untuk berbicara lebih lanjut mengenai lamaran ini dalam sesi wawancara.”. Kalimat ini menunjukkan bahwa kamu serius dan siap untuk tahap selanjutnya.

Selanjutnya, ucapkan terima kasih atas waktu dan perhatian HR. Contohnya: “Terima kasih atas waktu dan pertimbangan Bapak/Ibu. Saya sangat menantikan kabar baik dari tim rekrutmen.”. Ucapan terima kasih ini menunjukkan sikap profesional dan menghargai waktu HR.

Terakhir, akhiri dengan salam penutup yang sopan. Contohnya: “Hormat saya,” atau “Salam hangat,” diikuti dengan nama lengkapmu. Hindari salam penutup yang terlalu santai seperti “Cheers” atau “Best”. Salam penutup yang sopan akan meninggalkan kesan terakhir yang positif.

Berkas Lampiran yang Wajib Disertakan

Jangan sampai lamaranmu ditolak hanya karena kamu lupa melampirkan berkas penting. HR biasanya mencari beberapa dokumen standar dalam setiap lamaran kerja. Pastikan kamu melampirkan berkas-berkas berikut ini:

  • CV (Curriculum Vitae): Pastikan CV-mu rapi, jelas, dan relevan dengan posisi yang kamu lamar. Gunakan format yang mudah dibaca dan hindari desain yang terlalu ramai. Jika perlu, kamu bisa menggunakan jasa joki tugas untuk membuat CV yang ATS-friendly dan menarik.
  • Surat Lamaran Kerja: Meskipun kamu sudah menulis isi email dengan detail, lampirkan juga surat lamaran kerja dalam format PDF. Surat ini bisa lebih panjang dan menjelaskan alasanmu melamar dengan lebih rinci.
  • Portofolio (jika diperlukan): Untuk posisi yang membutuhkan portofolio seperti desainer, penulis, atau developer, pastikan kamu melampirkan portofolio terbaikmu. Portofolio harus relevan dengan posisi yang kamu lamar dan menunjukkan kemampuanmu dengan jelas.
  • Transkrip Nilai atau Ijazah: Beberapa perusahaan meminta transkrip nilai atau ijazah sebagai bukti kualifikasi pendidikanmu. Pastikan dokumen ini sudah dalam format PDF dan mudah dibaca.
  • Sertifikat atau Surat Keterangan Pengalaman Kerja: Jika kamu memiliki sertifikat pelatihan atau surat keterangan pengalaman kerja, lampirkan juga dokumen ini. Sertifikat bisa menjadi nilai plus yang menunjukkan kemampuanmu.

Sebelum mengirim email, pastikan semua berkas sudah terlampir dengan benar. Beri nama file dengan jelas, misalnya: “CV_[Nama Kamu].pdf” atau “Surat_Lamaran_[Nama Kamu].pdf”. Hindari nama file yang ambigu seperti “Dokumen1.pdf” karena bisa membingungkan HR.

Contoh Email Lamaran Kerja Bahasa Indonesia dan Inggris

Masih bingung bagaimana menyusun email lamaran kerja yang baik? Tenang, Tugasin sudah menyiapkan contoh email lamaran kerja dalam Bahasa Indonesia dan Inggris yang bisa kamu jadikan referensi. Perhatikan struktur, gaya bahasa, dan detail yang disertakan dalam contoh-contoh berikut ini.

Contoh Email Lamaran Kerja dalam Bahasa Inggris

Subject: Application for Marketing Specialist Position – [Nama Kamu]

Dear Hiring Team,

I am writing to express my interest in the Marketing Specialist position at [Nama Perusahaan], as advertised on [Sumber Informasi, misal: LinkedIn]. With my background in digital marketing and a passion for creating impactful campaigns, I am confident that my skills and enthusiasm align well with the requirements of this role.

I recently graduated from [Nama Universitas] with a degree in [Jurusan] and have gained hands-on experience in [Sebutkan Pengalaman atau Keterampilan, misal: social media management, content creation, dan SEO] through my internships and projects. During my time at [Nama Perusahaan/Organisasi], I successfully [Sebutkan Pencapaian, misal: increased engagement by 30% through targeted campaigns]. I am particularly drawn to [Nama Perusahaan] because of its innovative approach to [Bidang Pekerjaan] and its commitment to [Nilai Perusahaan].

The opportunity to contribute to your team and help achieve [Tujuan Perusahaan] is truly exciting. I have attached my CV for your review, which provides further details about my qualifications and experiences. I would welcome the opportunity to discuss how my background and skills can be in line with your company’s goals.

Thank you for considering my application. I look forward to the possibility of contributing to your team and am eager to hear from you soon.

Best regards,n[Nama Kamu]

Contact Information:

Email: [Alamat Email]

Phone: [Nomor Telepon]

Contoh Email Lamaran Kerja dalam Bahasa Indonesia

Subject: Lamaran Pekerjaan: Staf Administrasi – [Nama Kamu]

Yth. Tim Rekrutmen [Nama Perusahaan],

Saya menulis email ini untuk melamar posisi Staf Administrasi di [Nama Perusahaan], seperti yang diiklankan di [Sumber Informasi, misal: website perusahaan]. Dengan latar belakang pendidikan di bidang administrasi dan pengalaman kerja di [Bidang Pekerjaan], saya yakin dapat memberikan kontribusi yang berarti bagi tim Anda.

Saya lulus dari [Nama Universitas] dengan gelar [Jurusan] pada tahun [Tahun Lulus]. Selama studi, saya aktif dalam [Sebutkan Organisasi/Kegiatan, misal: organisasi kemahasiswaan] dan telah mengembangkan keterampilan dalam [Sebutkan Keterampilan, misal: manajemen data, pengarsipan, dan pelayanan pelanggan]. Pengalaman saya di [Nama Perusahaan/Organisasi] telah mengajarkan saya untuk bekerja dengan teliti, efisien, dan mampu beradaptasi dengan cepat dalam lingkungan kerja yang dinamis.

p>Saya sangat tertarik dengan [Nama Perusahaan] karena reputasinya dalam [Sebutkan Keunggulan Perusahaan, misal: menciptakan lingkungan kerja yang inklusif dan inovatif]. Saya percaya bahwa nilai-nilai perusahaan ini sejalan dengan prinsip kerja saya, dan saya sangat antusias untuk menjadi bagian dari tim yang berdedikasi seperti Anda.

p>Saya telah melampirkan CV dan surat lamaran untuk pertimbangan Bapak/Ibu. Saya berharap dapat diberikan kesempatan untuk berbicara lebih lanjut mengenai bagaimana saya dapat berkontribusi pada kesuksesan [Nama Perusahaan]. Terima kasih atas waktu dan perhatian Bapak/Ibu.

Hormat saya,rn[Nama Kamu]

Kontak:
Email: [Alamat Email]
Telepon: [Nomor Telepon]

Jika kamu merasa contoh di atas masih kurang sesuai dengan kebutuhanmu, Tugasin menyediakan jasa joki makalah dan karya ilmiah untuk membantu menyusun email lamaran kerja yang lebih personal dan menarik. Klik di sini untuk konsultasi lebih lanjut!

Tips Tambahan Agar Email Lamaran Lolos Seleksi HR</h2

Selain tips di atas, ada beberapa hal kecil namun penting yang bisa meningkatkan peluang lamaranmu lolos seleksi HR. Perhatikan detail-detail berikut ini agar emailmu tidak terlewatkan.

Kirim Email di Jam Kerja</h3

Waktu pengiriman email juga berpengaruh terhadap peluang lamaranmu dibaca. Usahakan untuk mengirim email di jam kerja, yaitu antara pukul 09.00 hingga 16.00. Mengirim email di jam kerja memastikan bahwa HR langsung melihat emailmu dan tidak tertumpuk oleh email lain yang masuk di luar jam kerja.

Hindari mengirim email di akhir pekan atau hari libur. Meskipun beberapa sistem email memungkinkan pengiriman kapan saja, HR biasanya tidak memeriksa email di luar jam kerja. Jadi, kirim emailmu di hari kerja agar lebih efektif.

Gunakan Alamat Email yang Profesional

Alamat email yang kamu gunakan juga mencerminkan profesionalismemu. Hindari menggunakan alamat email yang aneh atau terlalu santai seperti cintabunga123@gmail.com atau gamerpro@gmail.com. Sebaiknya, gunakan alamat email sederhana yang terdiri dari nama lengkap atau inisialmu, misalnya nama.kamu@gmail.com atau [inisial]nama@gmail.com.

Periksa Kembali Sebelum Mengirim

Sebelum menekan tombol kirim, pastikan kamu sudah memeriksa kembali seluruh isi email. Periksa kesalahan penulisan, tata bahasa, dan pastikan semua lampiran sudah terlampir dengan benar. Kesalahan kecil seperti typo atau lampiran yang salah bisa mengurangi kesan profesionalmu.

Jika perlu, kamu bisa menggunakan jasa cek plagiarisme dari Tugasin untuk memastikan isi emailmu original dan tidak meniru contoh yang ada. Klik di sini untuk cek sekarang!

Gunakan CV ATS-Friendly

Banyak perusahaan menggunakan sistem ATS (Applicant Tracking System) untuk menyaring lamaran kerja. Sistem ini akan memindai CV-mu berdasarkan kata kunci yang relevan dengan posisi yang dilamar. Jika CV-mu tidak ATS-friendly, besar kemungkinan lamaranmu akan terlewatkan meskipun kamu memiliki kualifikasi yang baik.

Pastikan CV-mu menggunakan format yang sederhana, jelas, dan mengandung kata kunci yang relevan. Hindari penggunaan gambar, tabel, atau desain yang rumit karena bisa mengganggu proses pemindaian ATS. Jika kamu tidak yakin bagaimana membuat CV ATS-friendly, Tugasin bisa membantumu dengan jasa joki tugas untuk membuat CV yang menarik dan sesuai standar ATS.

Ayo, mulai sekarang tulis email lamaran kerjamu dengan lebih percaya diri! Dengan mengikuti tips dan contoh di atas, kamu bisa meningkatkan peluang untuk dilirik HR dan mendapatkan kesempatan wawancara.

Jangan lupa, Tugasin selalu siap membantumu dalam setiap tahap persiapan lamaran kerja. Mulai dari menyusun email yang menarik, membuat CV ATS-friendly, hingga cek plagiarisme, semua bisa kamu dapatkan di Tugasin.me . Semoga sukses dengan lamaran kerjamu dan segera dapatkan pekerjaan impian!


Tim Redaksi
Tim Redaksi Website
Butuh Bantuan dengan Tugasmu?

Tim ahli kami siap membantu kamu menyelesaikan tugas dengan cepat dan berkualitas.

Konsultasi Gratis