Mau lancar berbahasa Jepang dan lulus JLPT N3 dengan mudah? Salah satu kunci utamanya adalah menguasai tata bahasa yang tepat, terutama saat ingin menyatakan kemiripan atau kesamaan. Bayangkan bisa mengungkapkan perasaanmu dengan lebih natural, seperti “Sepertinya aku pernah ke sini” atau “Dia terlihat seperti orang Jepang asli”. Artikel ini akan membantumu memahami 3 pola tata bahasa JLPT N3 yang sering bikin bingung—~みたい, ~らしい, dan ~っぽい—lengkap dengan contoh dan latihan soal. Yuk, langsung praktikkan!
Penggunaan Pola ~みたい dalam Kalimat
Pola ~みたい adalah cara paling umum untuk menyatakan “seperti” dalam bahasa Jepang. Biasanya digunakan saat kamu melihat sesuatu yang secara fisik mirip dengan hal lain, atau saat ingin mengungkapkan kesan subjektifmu. Misalnya, saat melihat boneka yang sangat realistis, kamu bisa bilang “Boneka ini seperti manusia asli!”.
Ada beberapa aturan penting dalam menggunakan ~みたい:
- Dapat digunakan setelah kata kerja (bentuk biasa), kata benda, kata sifat i, dan kata sifat na
- Untuk kata benda dan kata sifat na, tambahkan na jika diikuti kata benda lain (misal: ningen mitai na kao)
- Sering digunakan dalam percakapan sehari-hari karena sifatnya yang informal
Contoh penggunaan ~みたい:
- Kono ningyou, honmono no ningen mitai desu → Boneka ini seperti manusia asli (kesan visual)
- Tanaka-san mitai ni nihongo ga umaku naritai → Aku ingin lancar bahasa Jepang seperti Tanaka (keinginan menyerupai seseorang)
- Kono umi no suna wa hoshi mitai na katachi o shite iru → Pasir di pantai ini berbentuk seperti bintang (kemiripan fisik)
Tips dari Tugasin: Kalau kamu kesulitan membedakan penggunaan ~みたい dengan pola lain, coba ingat-ingat bahwa ~みたい lebih fokus pada kesan visual atau perasaan subjektif. Jika kamu butuh bantuan lebih lanjut untuk memahami tata bahasa ini, joki tugas bahasa Jepang di Tugasin bisa membantumu menguasainya dengan lebih cepat!