Mimpi melanjutkan studi S2 di luar negeri sering kali membuat kamu bingung memilih antara Master by Research dan Master by Coursework. Padahal, kedua program ini punya karakteristik yang sangat berbeda. Master by Research lebih fokus pada penelitian independen, sementara Master by Coursework menekankan perkuliahan dan tugas akademis. Mana yang lebih cocok untukmu?
Memilih program yang tepat sangat penting agar kamu bisa memaksimalkan potensi dan mencapai tujuan karir. Yuk, simak perbedaan lengkapnya berikut ini agar kamu tidak salah pilih!
Pengertian Master by Research dan Coursework
Sebelum memutuskan, kamu perlu memahami dulu apa itu Master by Research dan Master by Coursework. Kedua program ini memiliki pendekatan belajar yang berbeda, lho.
Master by Research adalah program S2 yang menekankan penelitian. Kamu akan menghabiskan sebagian besar waktu untuk melakukan riset dan menulis tesis. Biasanya, program ini berlangsung selama 2 tahun dengan sedikit mata kuliah pendukung (tidak lebih dari 20 SKS per semester). Cocok banget buat kamu yang ingin mendalami bidang tertentu atau berencana melanjutkan studi ke jenjang doktoral.
Sementara itu, Master by Coursework lebih mirip dengan pengalaman kuliah S1. Kamu akan mengikuti perkuliahan, mengerjakan tugas, dan menghadapi ujian secara rutin. Tesis biasanya baru dimulai di semester akhir. Program ini bisa diselesaikan dalam waktu 1 tahun, terutama di negara seperti Australia, Inggris, atau Belanda. Ideal untuk kamu yang ingin cepat lulus dan langsung terjun ke dunia kerja.
Jika kamu masih ragu, Tugasin bisa membantumu memilih program yang sesuai dengan minat dan tujuan karir. Cek layanan joki tugas untuk bantuan akademis yang lebih personal!
Perbandingan Biaya Kuliah S2 Luar Negeri
Biaya kuliah menjadi salah satu pertimbangan utama saat memilih program S2. Ternyata, biaya Master by Research dan Master by Coursework bisa sangat berbeda, tergantung bidang studi dan negara tujuan.
Untuk program Master by Research, biaya kuliah di bidang sosial dan humaniora biasanya lebih rendah. Namun, di bidang sains dan teknik, biayanya bisa setara dengan Master by Coursework karena kebutuhan laboratorium yang tinggi. Sementara itu, Master by Coursework umumnya memiliki biaya yang lebih tinggi, terutama di negara-negara seperti Inggris atau Australia.
Berikut perbandingan biaya kuliah S2 di Inggris berdasarkan data 2021-2022:
- Classroom (MA – Arts/Social Sciences)
- Biaya kuliah: £10,000 – £15,000 per tahun
- Biaya hidup: £12,000 – £15,000 per tahun
- Total biaya per tahun: £22,000 – £30,000
- Laboratory (MSc – Science/Engineering)
- Biaya kuliah: £15,000 – £25,000 per tahun
- Biaya hidup: £12,000 – £15,000 per tahun
- Total biaya per tahun: £27,000 – £40,000
- Research (MRes/MPhil)
- Biaya kuliah: £15,000 – £25,000 per tahun
- Biaya hidup: £12,000 – £15,000 per tahun
- Total biaya per tahun: £27,000 – £40,000
Biaya ini bisa jadi pertimbangan penting, terutama jika kamu berencana mencari beasiswa. Jika kamu butuh bantuan untuk menulis proposal beasiswa atau makalah, Tugasin menyediakan jasa joki makalah yang bisa membantumu meraih impian kuliah di luar negeri!
Tips Memilih Program S2 yang Tepat
Memilih program S2 bukan hanya soal minat, tapi juga tentang kesesuaian dengan tujuan karir dan kondisi finansial. Berikut beberapa tips yang bisa membantumu:
- Pertimbangkan tujuan karir: Jika kamu ingin menjadi akademisi atau peneliti, Master by Research adalah pilihan tepat. Namun, jika kamu ingin cepat bekerja, Master by Coursework lebih cocok.
- Ada di negara mana?: Di negara seperti Jepang, Korea Selatan, dan Taiwan, program Master by Research lebih dominan. Sedangkan di Australia dan Inggris, kamu bisa memilih antara keduanya.
- Gelar yang diberikan: Di Singapura, gelar untuk Master by Coursework adalah M.Sc, sementara di Amerika Serikat, gelar untuk Master by Research adalah M.Sc.
Jika kamu masih bingung, jangan ragu untuk berkonsultasi dengan ahli. Tugasin juga menyediakan jasa cek plagiarisme untuk memastikan karya ilmiahmu bebas dari plagiat dan siap diajukan ke universitas impian!
Kelebihan dan Kekurangan Kedua Program
Setiap program pasti punya kelebihan dan kekurangan. Yuk, simak perbandingannya agar kamu bisa membuat keputusan yang tepat!
Master by Research
Apa saja kelebihannya?
- Kamu akan menghasilkan minimal 1-2 paper atau konferensi internasional, yang sangat berguna untuk karir akademik.
- Pengalaman riset yang didapat sangat berharga jika kamu berencana melanjutkan studi ke jenjang doktoral.
Namun, ada juga kekurangannya:
- Kamu mungkin kurang mendalami basic concept, terutama jika topik risetmu lintas bidang keilmuan.
Master by Coursework
Kelebihan program ini:
- Kamu akan mendapatkan ilmu yang mendalam melalui perkuliahan dan tugas-tugas akademis.
Tapi, ada juga kekurangannya:
- Kurangnya exposure riset, sehingga sulit untuk menghasilkan paper internasional.
Apa pun pilihanmu, pastikan kamu sudah mempertimbangkan semua aspek. Jika kamu butuh bantuan untuk menulis tesis atau makalah, Tugasin siap membantumu dengan jasa joki skripsi. Jangan biarkan tugas akademis menghalangi impianmu!
Negara dengan Program S2 Terbaik
Setiap negara memiliki kebijakan dan karakteristik program S2 yang berbeda-beda. Berikut beberapa negara yang bisa jadi pilihanmu:
- <
- Jepang, Korea Selatan, Taiwan: Program Master by Research lebih dominan. Kamu akan menghabiskan waktu di laboratorium seperti bekerja di kantor.
- Australia dan Inggris: Kamu bisa memilih antara Master by Research dan Master by Coursework sesuai kebutuhan.
- Singapura: Gelar untuk Master by Coursework adalah M.Sc, sementara untuk Master by Research adalah M.Eng.
- Amerika Serikat: Gelar untuk Master oleh Coursework adalah M.Eng, sedangkan untuk Master oleh Research adalah M.Sc. li>
Memilih negara yang tepat juga penting untuk mendukung kesuksesan studimu. Jika kamu butuh bantuan untuk menulis makalah atau tugas akademis lainnya, Tugasin siap membantumu dengan layanan yang terpercaya!