Pernah kepikiran untuk mengambil jurusan Sastra Cina tapi masih ragu dengan prospek karirnya? Kamu tidak sendirian. Banyak calon mahasiswa yang menganggap jurusan ini “tidak umum” dan khawatir akan masa depannya. Padahal, di era globalisasi seperti sekarang, kemampuan berbahasa Mandarin justru menjadi kunci untuk membuka pintu karir internasional yang menjanjikan.
Bersama Laoshi Melysa, alumni Sastra Cina Universitas Indonesia yang kini menjadi tutor di Cetta Mandarin, Tugasin akan mengajakmu menjelajahi dunia Sastra Cina secara lengkap. Dari alasan memilih jurusan ini, mata kuliah yang dipelajari, hingga peluang karir yang menanti lulusannya. Siap-siap terkejut dengan betapa luasnya kesempatan yang bisa kamu raih!
Alasan Memilih Jurusan Sastra Cina – Lebih dari Sekadar Bahasa
Laoshi Melysa, yang berasal dari Jawa Timur, awalnya tertarik dengan jurusan Pendidikan Bahasa Mandarin karena ingin menjadi pengajar. Namun setelah menggali informasi lebih dalam, ia justru memilih Sastra Cina. Mengapa?
“Kalau kita ambil pendidikan, fokusnya lebih ke how to teach. Sementara di Sastra Cina, ilmu yang didapat itu full dan komprehensif,” jelas Laoshi Melysa. Ia menambahkan, “Kita bisa cerita tentang budaya, sejarah, atau film hiburan di China. Jadi ilmu yang kita bagikan ke murid nanti lebih banyak dan mendalam.”
Ada beberapa alasan kuat mengapa Sastra Cina bisa menjadi pilihan strategis untuk masa depanmu:
- Ilmu yang komprehensif – Tidak hanya bahasa, tapi juga sejarah, budaya, dan sastra China
- Peluang karir yang luas – Dari diplomat hingga pengusaha internasional
- Kemampuan bahasa yang langka – Mandarin menjadi bahasa kedua paling banyak digunakan di dunia
- Pemahaman budaya yang mendalam – Membuka peluang di bidang diplomasi dan bisnis internasional
Tertarik untuk mengenal budaya China lebih dalam? Kamu bisa mulai dengan mempelajari 3 budaya China yang unik. Siapa tahu ini bisa menjadi motivasi tambahan untuk memilih jurusan ini!
Mata Kuliah di Jurusan Sastra Cina – Seru dan Menantang
Apa saja sih yang dipelajari di jurusan Sastra Cina? Laoshi Melysa membagikan pengalamannya selama kuliah di Universitas Indonesia. Ternyata, jurusan ini jauh lebih luas dari yang kamu bayangkan!
1. Bahasa Mandarin Modern dan Klasik
Kamu akan mempelajari bahasa Mandarin modern (putonghua) dan bahasa klasik yang digunakan di era kekaisaran. Ini membuat pemahamanmu tentang teks-teks kuno China menjadi sangat mendalam. Bayangkan bisa membaca naskah-naskah kuno langsung dari sumber aslinya!
2. Sejarah China dari Zaman Kuno hingga Modern