Edukasi

10 Kesalahan Fatal Persiapan IELTS Ini Bikin Skor Kamu Hancur – Hindari Sekarang

Sudah belajar mati-matian untuk IELTS tapi skor kamu masih mentok di angka rendah? Jangan panik dulu! Banyak mahasiswa Indonesia yang mengalami hal sama karena melakukan kesalahan-kesalahan krusial dalam persiapan IELTS. Padahal, tes ini jadi gerbang utama untuk kuliah atau bekerja di luar negeri, lho.

IELTS bukan sekadar tes bahasa Inggris biasa. Ia punya format unik yang butuh strategi khusus agar bisa meraih skor tinggi. Sayangnya, banyak yang menganggap remeh dan asal belajar tanpa arah yang jelas. Akibatnya? Skor jeblok dan kesempatan emas terlewatkan.

Nah, di artikel ini, Tugasin akan membongkar 10 kesalahan fatal dalam persiapan IELTS yang bikin skor kamu hancur. Simak baik-baik dan pastikan kamu tidak mengulanginya lagi, ya!

Format dan Tipe Soal IELTS yang Sering Diabaikan

Kamu tahu nggak sih kalau setiap bagian IELTS punya format dan tipe soal yang berbeda-beda? Banyak yang asal belajar tanpa memahami struktur tes dulu. Padahal, ini jadi kesalahan pertama yang bikin skor kamu nggak maksimal.

Misalnya, bagian Listening punya 4 section dengan tipe soal yang berbeda—mulai dari multiple choice sampai short answer. Sementara Writing Task 2 butuh struktur esai yang jelas dan kosakata akademik. Kalau kamu nggak paham formatnya, waktu tes bakal terbuang sia-sia untuk bingung.

Solusinya? Pelajari dulu format lengkap IELTS di website resmi atau buku panduan. Lalu, coba kerjakan soal-soal latihan sesuai tipe yang sering muncul. Dengan begitu, kamu bisa lebih efisien dan akurat saat tes nanti.

Butuh bantuan untuk memahami format IELTS secara mendalam? Tugasin menyediakan jasa joki tugas khusus persiapan IELTS yang bisa membimbing kamu memahami setiap detail tes. Cek layanannya di sini!

Pentingnya Latihan Konsisten dalam Persiapan IELTS

Belajar IELTS nggak cukup hanya dengan membaca teori atau menonton video tutorial. Banyak yang mengira kalau paham materi saja sudah cukup, padahal latihan konsisten itu kunci utama!

Bayangkan saja, kamu mau jadi atlet tapi cuma belajar teori olahraga tanpa pernah latihan. Pasti hasilnya nggak maksimal, kan? Begitu juga dengan IELTS. Tanpa latihan rutin, kemampuan kamu nggak akan terasah, terutama di bagian Listening dan Speaking yang butuh refleks cepat.

Ada beberapa cara efektif untuk latihan konsisten:

  • Kerjakan soal-soal IELTS asli dari tahun-tahun sebelumnya
  • Gunakan aplikasi atau website latihan IELTS seperti IELTS Online Tests
  • Atur jadwal latihan harian, misal 1 jam per hari untuk setiap section
  • Rekam diri saat latihan Speaking untuk evaluasi pengucapan dan fluency

Kamu kesulitan mencari soal latihan IELTS berkualitas? Tugasin punya jasa joki makalah dan karya ilmiah yang bisa membantu kamu menyusun materi latihan IELTS yang efektif. Klik di sini untuk info lebih lanjut!

Mengasah Kemampuan Listening dan Speaking IELTS

Banyak yang fokus belajar Reading dan Writing tapi lupa kalau Listening dan Speaking itu sama pentingnya. Padahal, skor keseluruhan IELTS ditentukan oleh keseimbangan keempat skill ini. Kalau kamu abaikan salah satunya, skor kamu bisa jadi nggak maksimal.

Untuk Listening, masalah utama biasanya adalah kesulitan memahami aksen atau kecepatan bicara native speaker. Sementara untuk Speaking, banyak yang grogi atau kurang percaya diri saat tes.

Ada beberapa trik jitu untuk mengasah kedua skill ini:

  • Listening: Dengarkan podcast, berita BBC, atau film tanpa subtitle. Lalu, coba tulis poin-poin penting yang kamu dengar.
  • Speaking:
    • Latih diri dengan topik-topik umum IELTS seperti hobi, pekerjaan, atau isu sosial
    • Rekam suara kamu dan dengarkan kembali untuk evaluasi
    • Cari partner latihan Speaking, bisa teman atau melalui platform online

Kamu butuh feedback langsung untuk Speaking? Tugasin menyediakan jasa cek plagiarisme, lho! Nggak cuma untuk tulisan, tapi juga bisa digunakan untuk menganalisis rekaman Speaking kamu. Cek layanannya di sini!

Rencana Studi Efektif untuk Persiapan IELTS

Belajar IELTS tanpa rencana itu seperti berlayar tanpa kompas—kamu nggak tahu arah tujuan dan mudah tersesat. Banyak mahasiswa yang belajar asal-asalan, hari ini fokus Reading, besok lompat ke Speaking, tanpa target yang jelas. Hasilnya? Waktu terbuang sia-sia dan skor nggak kunjung naik.

Ada beberapa langkah untuk membuat rencana studi yang efektif:

  1. Tentukan target skor – Misal, kamu butuh skor 6.5 overall dengan minimal 6 di setiap section
  2. Bagi waktu belajar – Alokasikan waktu lebih banyak untuk skill yang lemah
  3. Buat jadwal mingguan – Contoh: Senin-Rabu fokus Listening, Kamis-Sabtu fokus Writing
  4. Sisihkan waktu review – Setiap akhir minggu, evaluasi kemajuan kamu
  5. Siapkan materi – Kumpulkan buku, soal latihan, dan sumber belajar lainnya

Kamu bingung menyusun rencana studi yang tepat? Tugasin punya jasa joki skripsi khusus untuk mahasiswa yang butuh bimbingan intensif dalam persiapan ujian seperti IELTS. Konsultasikan kebutuhan kamu di sini!

Manfaat Umpan Balik dalam Meningkatkan Skor IELTS

Belajar sendiri memang baik, tapi tanpa umpan balik, kamu nggak akan tahu kesalahan apa yang perlu diperbaiki. Misalnya, kamu mungkin nggak sadar kalau pengucapan kamu masih kental aksen Indonesia atau struktur esai Writing kamu masih berantakan.</p]

Ada beberapa cara untuk mendapatkan umpan balik berkualitas:</p]

  • Ajak teman atau mentor – Minta mereka untuk mengevaluasi Speaking atau Writing kamu
  • Gunakan platform online: – Seperti iTalki atau Preply untuk latihan Speaking dengan tutor native
  • Ikuti kelas persiapan IELTS – Di sini kamu bisa dapat feedback langsung dari pengajar berpengalaman

Kamu butuh feedback profesional untuk Writing IELTS? Tugasin menyediakan jasa cek plagiarisme yang juga bisa menganalisis struktur dan tata bahasa tulisan kamu. Cek layanannya di sini!

Belajar Kelompok untuk PersiapanIELTS yang Lebih Optimal

Belajar sendiri memang nyaman, tapi belajar kelompok punya banyak keuntungan yang nggak bisa kamu dapatkan sendirian. Misalnya, kamu bisa bertukar tips, saling memberi motivasi, dan menemukan kesalahan yang mungkin luput dari perhatian kamu.</p]

Beberapa manfaat belajar kelompok untuk IELTS:

  • Diskusi topik Speaking – Latih kemampuan berbicara dengan topik yang berbeda-beda</li
  • Simulasi tes – Adakan sesi simulasi tes untuk membiasakan diri dengan tekanan waktu</li
  • Bertukar materi – Bagikan sumber belajar seperti buku, video, atau soal latihan</li
  • Motivasi bersama – Saling mengingatkan jadwal belajar dan target skor

Kamu kesulitan mencari kelompok belajar IELTS? Tugasin bisa membantu kamu terhubung dengan mahasiswa lain yang juga sedang mempersiapkan IELSTS. Cek layanan joki tugas-nya di sini!

Mengidentifikasi dan Memperbaiki Kesalahan Umum IELTs</h2]

Setiap orang punya kelemahan masing-masing dalam bahasa Inggris. Ada yang sering salah pakai tenses, ada yang kosakatanya terbatas, atau ada yang struktur kalimatnya berantakan. Kalau kamu nggak sadar kesalahan ini, skor IELTS kamu bisa stuck di angka yang sama.</p]

Beberapa kesalahan umum yang sering terjadi:

  • Tenses yang salah – Misal, pakai present tense untuk menceritakan pengalaman masa lalu
  • Kosakata terbatas – Terlalu sering pakai kata yang itu-itu saja
  • <liStruktur kalimat berantakan> – Kalimat terlalu panjang atau nggak jelas subjek-predikatnya</li

  • Pengucapan yang kurang jelas – Misal,


Tim Redaksi
Tim Redaksi Website
Butuh Bantuan dengan Tugasmu?

Tim ahli kami siap membantu kamu menyelesaikan tugas dengan cepat dan berkualitas.

Konsultasi Gratis