Edukasi

Tes Beasiswa Luar Negeri Wajib Kamu Kuasai Ini Jika Ingin Lolos 100%

Mimpi kuliah di luar negeri tapi bingung dengan tes beasiswa yang harus diambil? Tenang, kamu nggak sendirian! Banyak pelamar beasiswa luar negeri yang kewalahan menghadapi berbagai jenis tes yang jadi syarat wajib. Padahal, skor tes ini bisa jadi penentu apakah kamu bakal lolos atau nggak.

Di artikel ini, Tugasin bakal kupas tuntas 3 tes beasiswa luar negeri yang paling sering diminta universitas ternama. Mulai dari tes kemampuan akademik hingga bahasa, lengkap dengan tips persiapannya. Yuk, simak sampai habis supaya kamu bisa lebih siap dan percaya diri!

Apa Itu Tes GMAT dan Siapa yang Membutuhkannya

GMAT atau Graduate Management Admission Test adalah tes standar yang wajib diambil kalau kamu mau lanjut S2 atau S3 di bidang bisnis, ekonomi, atau manajemen. Tes ini dirancang khusus untuk mengukur kemampuan analitis, logika, dan pemecahan masalah—skill yang sangat dibutuhkan di dunia akademik dan profesional.

Tes GMAT terdiri dari empat bagian utama:

  • Analytical Writing Assessment – Menguji kemampuan menulis dan menyusun argumen
  • Integrated Reasoning – Mengukur kemampuan menganalisis data dari berbagai sumber
  • Quantitative Reasoning – Tes kemampuan matematika dasar seperti aljabar dan geometri
  • Verbal Reasoning – Menguji pemahaman bacaan dan tata bahasa Inggris

Skor GMAT berkisar antara 200-800, dengan rata-rata skor pelamar beasiswa sekitar 650-700. Sertifikat GMAT berlaku selama 5 tahun, jadi kamu punya waktu cukup untuk mempersiapkan aplikasi beasiswamu.

Siapa yang wajib ambil GMAT? Biasanya pelamar program MBA, MSc in Finance, atau DBA. Kalau kamu ragu, cek persyaratan universitas tujuanmu. Jangan sampai ketinggalan, ya!

Butuh bantuan mempersiapkan GMAT? Tugasin punya layanan joki tugas dan joki makalah untuk membantumu memahami materi dan latihan soal secara efektif!

Tes A Level – Kunci Masuk Universitas Luar Negeri Favorit

A Level atau Advanced Level adalah kualifikasi pendidikan yang diakui secara internasional, terutama di Inggris dan negara-negara Commonwealth. Tes ini setara dengan ujian akhir SMA, tapi dengan standar yang lebih tinggi dan diakui oleh universitas-universitas top dunia.

A Level biasanya diambil oleh siswa berusia 16-19 tahun, tapi nggak menutup kemungkinan untuk kamu yang sudah lulus SMA dan ingin melanjutkan kuliah di luar negeri. Beberapa negara yang menggunakan A Level sebagai syarat masuk universitas antara lain:

  • Inggris
  • Singapura
  • Australia
  • Kanada
  • Malaysia

Mata pelajaran yang bisa kamu ambil di A Level sangat beragam, mulai dari Matematika, Fisika, Kimia, hingga Bahasa Inggris. Tapi, biasanya universitas punya preferensi mata pelajaran tertentu tergantung jurusan yang kamu pilih. Misalnya, untuk jurusan Teknik, kamu wajib mengambil Matematika dan Fisika.

Tips sukses A Level:

  • Pilih mata pelajaran sesuai minat dan jurusan kuliahmu
  • Ikuti kelas persiapan di lembaga terpercaya seperti British Council atau Cambridge Assessment
  • Maintain nilai konsisten selama dua tahun masa belajar
  • Latihan soal-soal tahun sebelumnya untuk familiar dengan format tes

Sertifikat A Level berlaku selama 2 tahun sejak tanggal penerbitan. Jadi, pastikan kamu mengambil tes ini di waktu yang tepat agar nggak kedaluwarsa saat mendaftar beasiswa.

IELTS untuk Beasiswa – Skor Minimal dan Tips Lulus

International English Language Testing System atau IELTS adalah tes bahasa Inggris paling populer di dunia. Hampir semua universitas di luar negeri mewajibkan skor IELTS sebagai syarat masuk, termasuk untuk beasiswa. Jadi, kalau kamu serius mau kuliah di luar negeri, IELTS adalah tes yang wajib kamu kuasai!

Kenapa IELTS?

  • Diakui oleh lebih dari 10.000 institusi di 140 negara
  • Mengukur kemampuan bahasa Inggris secara komprehensif (mendengar, membaca, menulis, berbicara)
  • Tersedia dalam dua jenis: Acedemic (untuk pendidikan) dan General Training (untuk pekerjaan/migrasi)

Skor IELTS berkisar antara 1-9, dengan skor minimal untuk beasiswa biasanya 6.5. Tapi, beberapa universitas top seperti Oxford atau Harvard bisa minta skor 7.5 ke atas. Jadi, pastikan kamu cek persyaratan universitas tujuanmu, ya!

Tips dapetin skor IELTS tinggi:

  • Listening: Biasakan dengar podcast atau film tanpa subtitle
  • Reading: Baca artikel akademik atau jurnal ilmiah secara rutin

Tim Redaksi
Tim Redaksi Website
Butuh Bantuan dengan Tugasmu?

Tim ahli kami siap membantu kamu menyelesaikan tugas dengan cepat dan berkualitas.

Konsultasi Gratis