Kuliah Luar Negeri

Panduan Lengkap SKS Luar Negeri – Bebas Atur Kuliahmu Tanpa Bingung!

Mau kuliah di luar negeri tapi bingung sama sistem SKS-nya? Tenang, kamu nggak sendirian! Sistem Kredit Semester atau SKS ini emang jadi salah satu hal yang bikin mahasiswa Indonesia deg-degan saat mau lanjut studi ke luar. Beda negara, beda pula sistemnya. Tapi jangan khawatir, Tugasin bakal bantu kamu paham seluk-beluk SKS di luar negeri supaya kamu bisa atur beban kuliah dengan lebih cerdas dan nggak kewalahan nantinya.

Pengertian Dan Fungsi SKS

SKS atau Sistem Kredit Semester itu kayak ‘mata uang’ di dunia perkuliahan. Setiap mata kuliah punya nilai SKS yang menunjukkan seberapa berat beban belajarnya. Di Indonesia, 1 SKS itu setara dengan 50 menit belajar bareng dosen, 1 jam tugas terstruktur, dan 1 jam tugas mandiri per minggu. Jadi, kalau kamu ambil mata kuliah 3 SKS, berarti kamu harus siap-siap dengan sekitar 9 jam belajar per minggu!

Fungsi utama SKS itu buat ngukur beberapa hal penting, lho:

  • Beban belajar kamu tiap semester
  • Keberhasilan kamu dalam belajar
  • Total beban yang harus kamu selesaikan untuk lulus
  • Beban mengajar dosen

Buat lulus S1 di Indonesia, kamu biasanya harus kumpulin 144-160 SKS. Tapi kalau kamu ambil D3, cukup 110-120 SKS aja. Nah, kalau kamu lagi mikir mau lanjut kuliah di luar negeri, kamu harus tahu nih kalau sistem SKS di sana beda lagi. Yuk, kita bahas lebih lanjut!

Butuh bantuan buat ngerjain tugas kuliah yang pusingin? Tugasin siap bantu kamu dengan jasa joki tugas yang profesional dan terpercaya. Cek layanannya di sini ya!

Perhitungan SKS Di Indonesia

Sebelum kita bahas SKS di luar negeri, yuk kita pahami dulu gimana perhitungan SKS di Indonesia. Ini penting banget buat kamu yang mungkin masih bingung atau mau bandingin sama sistem di luar. Jadi, 1 SKS di Indonesia itu terdiri dari:

  • 50 menit proses belajar-mengajar bareng dosen (termasuk tanya jawab dan diskusi)
  • 60 menit tugas terstruktur (tugas yang dirancang dosen)
  • 60 menit tugas mandiri (membaca buku, review materi, persiapan presentasi, dll)

Jadi, kalau kamu ambil mata kuliah dengan 3 SKS, berarti kamu harus siap-siap dengan:

  • 150 menit (2,5 jam) belajar bareng dosen per minggu
  • 3 jam tugas terstruktur per minggu
  • 3 jam tugas mandiri per minggu

Totalnya jadi sekitar 8,5 jam per minggu buat satu mata kuliah aja! Makanya, penting banget buat kamu untuk bisa mengatur waktu dan beban kuliah dengan baik. Kalau kamu merasa kewalahan, Tugasin punya jasa joki makalah dan karya ilmiah yang bisa bantu kamu menyelesaikan tugas-tugas kuliah dengan cepat dan berkualitas. Cek layanannya di sini, yuk!

Sistem Kredit Eropa ECTS

Nah, sekarang kita masuk ke sistem SKS di Eropa yang disebut ECTS (European Credit Transfer and Accumulation System). Sistem ini dipakai di hampir semua negara Eropa, tapi tiap negara punya aturan jam belajar yang sedikit beda. Secara umum, mahasiswa di Eropa harus kumpulin 30 ECTS per semester atau 60 ECTS per tahun. 60 ECTS ini setara dengan 1.500-1.800 jam belajar per tahun!

Apa aja sih yang termasuk dalam 1 ECTS?

  • 25-30 jam belajar per minggu
  • Termasuk belajar bareng dosen, tugas terstruktur, dan tugas mandiri
  • 1 ECTS setara dengan 1,3-1,5 SKS di Indonesia

Ada sedikit perbedaan jam belajar per ECTS tergantung negaranya:

  • Austria, Italia, Spanyol: 25 jam
  • Finlandia: 27 jam
  • Belanda, Portugal: 28 jam
  • Aleman, Belgia, Romania, Hungaria: 30 jam

Jadi, kalau kamu mau kuliah di Eropa, siap-siap aja ya dengan beban belajar yang cukup padat. Tapi tenang, kamu bisa kok atur strategi biar nggak kewalahan. Misalnya, dengan memanfaatkan layanan cek plagiarisme dari Tugasin biar tugasmu bebas dari plagiat dan berkualitas. Cek layanannya di sini.

Sistem Kredit Amerika SCH

Ada yang beda lagi nih sama sistem di Amerika Serikat. Di sana, sistem kreditnya disebut Semester Credit Hours (SCH). SCH ini dihitung berdasarkan jam tatap muka kamu dengan dosen. Buat lulus S1 di Amerika, kamu harus kumpulin 120-130 SCH. Kalau S2, cukup 30-64 SCH aja.

Tiap semester, kamu biasanya harus ambil 15-16 SCH. Nah, 1 SCH itu setara dengan 3 jam belajar per minggu selama 15-16 minggu. Jadi, kalau kamu ambil 15 SCH, berarti kamu harus siap dengan 45 jam belajar per minggu! Tapi tenang, ini udah termasuk 2 jam unsupervised activities seperti ngerjain tugas, baca buku, atau nyiapin presentasi.

Mau kuliah di Amerika tapi bingung gimana atur beban kuliahnya? Tugasin punya jasa joki skripsi yang bisa bantu kamu menyelesaikan tugas akhir dengan cepat dan tepat waktu. Cek layanannya di sini!

Tips Mengatur SKS Untuk Kuliah Luar Negeri

Setelah tahu perbedaan sistem SKS di Indonesia, Eropa, dan Amerika, sekarang saatnya kamu belajar gimana caranya mengatur beban kuliah dengan cerdas. Ini dia tips-tipsnya:

  1. Pahami Dulu Sistem SKS di Universitas Tujuanmu

    Tiap universitas punya aturan SKS yang beda-beda. Pastikan kamu baca baik-baik panduan akademik dari universitas yang kamu tuju. Jangan sampai kamu salah ambil SKS dan malah kelebihan beban.

  2. Buat Rencana Kuliah yang Realistis

    Jangan terlalu ambisius ambil banyak SKS di awal. Coba mulai dengan beban yang ringan dulu, misalnya 12-15 SKS. Kalau kamu udah mulai terbiasa, baru deh naikin beban kuliahnya.

  3. Manfaatkan Waktu dengan Efektif

    Kuliah di luar negeri itu padat banget. Kamu harus bisa atur waktu dengan baik. Buat jadwal harian dan mingguan, dan patuhi jadwal tersebut. Jangan lupa sisihkan waktu buat istirahat dan refreshing juga, ya!

  4. Gunakan Layanan Bantuan Akademik

    Ada banyak layanan yang bisa bantu kamu mengatasi beban kuliah, salah satunya Tugasin. Dengan jasa joki tugas, kamu bisa lebih fokus ke mata kuliah yang lebih penting atau butuh perhatian lebih. Cek layanannya di sini.

  5. Jangan Ragu Minta Bantuan

    Kalau kamu merasa kewalahan, jangan malu buat minta bantuan. Bisa ke dosen, teman, atau layanan konseling di kampus. Mereka pasti bakal bantu kamu supaya bisa melewati masa-masa sulit ini.

Kuliah di luar negeri memang menantang, tapi dengan persiapan yang matang dan strategi yang tepat, kamu pasti bisa melewatinya dengan sukses. Ingat, Tugasin selalu siap bantu kamu dengan berbagai layanan akademik yang bisa kamu andalkan. Jadi, jangan ragu buat manfaatin layanan kami supaya kuliahmu jadi lebih mudah dan menyenangkan!


Tim Redaksi
Tim Redaksi Website
Butuh Bantuan dengan Tugasmu?

Tim ahli kami siap membantu kamu menyelesaikan tugas dengan cepat dan berkualitas.

Konsultasi Gratis