Belajar bahasa Inggris memang seru, tapi kadang kamu merasa stuck di level yang sama tanpa tahu penyebabnya. Padahal, ada beberapa kesalahan fatal yang sering kamu lakukan tanpa sadari. Kesalahan-kesalahan ini bisa bikin proses belajarmu jadi nggak efektif dan hasilnya kurang maksimal.
Tenang, Tugasin akan mengupas 5 kesalahan belajar bahasa Inggris yang jarang disadari beserta solusinya. Dengan memperbaiki kesalahan ini, kemampuan bahasa Inggrismu bisa meningkat pesat. Yuk, simak sampai habis!
Pelafalan Bahasa Inggris yang Salah
Salah satu kesalahan paling umum adalah pelafalan yang kurang tepat. Bahasa Indonesia dan bahasa Inggris punya perbedaan bunyi yang signifikan, terutama pada huruf vokal seperti ‘e’ dan ‘a’. Misalnya, banyak yang mengucapkan ‘heard’ menjadi ‘hard’ atau ‘event’ menjadi ‘even’. Padahal, kesalahan kecil ini bisa mengubah makna kata secara keseluruhan.
Kamu sering mengalami hal ini? Jangan khawatir, ini solusinya:
- Gunakan fitur suara di Google Translate untuk mendengar pelafalan yang benar
- Dengarkan lagu bahasa Inggris dan tirukan pengucapan penyanyinya
- Tonton film atau serial dengan subtitle bahasa Inggris
- Rekam suaramu sendiri dan bandingkan dengan native speaker
Butuh bantuan lebih lanjut untuk memperbaiki pronunciation? Tugasin punya layanan joki tugas bahasa Inggris yang bisa membantumu memahami materi dengan lebih mendalam. Klik di sini untuk info lebih lanjut!
Kesalahan Penggunaan Tenses
Bahasa Indonesia nggak punya konsep tenses seperti bahasa Inggris, sehingga banyak yang kesulitan mengubah kata kerja ke bentuk lampau. Misalnya, kamu mungkin sering bilang ‘I go to the market yesterday’ padahal yang benar adalah ‘I went to the market yesterday’. Kesalahan ini bikin komunikasimu jadi kurang natural.
Ada beberapa cara efektif untuk menguasai tenses:
- Buatlah jurnal harian dalam bahasa Inggris menggunakan berbagai tenses
- Latih diri dengan membuat kalimat menggunakan simple past tense setiap hari
- Pelajari perbedaan antara simple present dan simple past tense
- Gunakan aplikasi belajar bahasa Inggris yang fokus pada tenses
Ingat, menguasai tenses itu krusial untuk komunikasi yang efektif. Kalau kamu masih bingung, Tugasin punya solusi praktis melalui layanan joki makalah bahasa Inggris yang bisa membantumu memahami konsep tenses dengan lebih baik. Cek di sini!
Salah Kaprah Istilah Bahasa Inggris
Kesalahan ini sering terjadi karena kita terbiasa mencampur bahasa Inggris dalam percakapan sehari-hari. Misalnya, banyak yang bilang ‘I want to healing’ padahal yang benar adalah ‘I want to heal’ atau ‘I need some healing’. Kesalahan ini terjadi karena kita nggak memperhatikan fungsi gramatikal kata tersebut.
Ada beberapa aturan dasar yang perlu kamu ingat:
- Setelah ‘to’ (infinitive), harus diikuti verb dasar (V1), bukan verb-ing
- Verb-ing (gerund) digunakan sebagai subjek atau setelah preposisi tertentu
- ‘Healing’ sebagai noun bisa digunakan seperti ‘I need some healing time’
Untuk menghindari kesalahan ini, coba:
- Perhatikan apakah kata tersebut berfungsi sebagai kata kerja atau kata benda
- Hafalkan rumus dasar ‘to + V1’
- Baca lebih banyak contoh kalimat untuk memahami penggunaannya
Perbedaan Noun dan Verb dalam Bahasa Inggris
Masih banyak yang bingung membedakan antara noun (kata benda) dan verb (kata kerja). Misalnya, ‘presentation’ adalah noun, jadi kamu nggak bisa bilang ‘I want to presentation’. Yang benar adalah ‘I want to present’ atau ‘I want to give a presentation’.
Ada beberapa tips untuk membedakannya:
- Kata dengan akhiran -tion, -ment, -ness biasanya adalah noun
- Kata dengan akhiran -ing bisa jadi verb (present continuous) atau noun (gerund)
- Verb biasanya menunjukkan aksi atau kegiatan
- Noun biasanya menunjukkan objek, tempat, atau konsep
Latih dirimu dengan:
- Membuat kalimat menggunakan kata-kata yang sering kamu salah gunakan
- Membaca artikel bahasa Inggris dan perhatikan penggunaan noun dan verb
Grammar Conditional yang Sering Keliru
Conditional sentences atau kalimat pengandaian sering bikin pusing karena punya beberapa tipe dengan rumus yang berbeda. Misalnya, untuk third conditional yang membicarakan sesuatu yang tidak terjadi di masa lalu, rumusnya adalah ‘if + had + V3, would have + V3’. Contoh: ‘If I had studied harder, I would have passed’.
Untuk menguasai conditional sentences:
- Hafalkan rumus dasar untuk setiap tipe conditional
- Buatlah contoh kalimat untuk setiap tipe conditional
- Latih diri dengan membuat cerita menggunakan berbagai tipe conditional
- Perhatikan konteks kalimat untuk menentukan tipe conditional yang tepat
Merasa kesulitan dengan grammar bahasa Inggris? Tugasin menyediakan layanan cek plagiarisme dan proofreading khusus untuk tugas bahasa Inggrismu. Dengan layanan ini, kamu bisa memastikan grammar dan struktur kalimatmu sudah benar sebelum diserahkan. Klik di sini untuk info lebih lanjut!
Ingat, memperbaiki kesalahan dalam belajar bahasa Inggris itu nggak sulit kok. Yang penting adalah konsistensi dan kemauan untuk terus belajar. Setiap kesalahan yang kamu perbaiki akan membawa kamu selangkah lebih dekat ke kemahiran bahasa Inggris yang sesungguhnya. Yuk, mulai perbaiki kesalahan-kesalahan ini dari sekarang dan rasakan perbedaannya!