Bahasa Asing

Rahasia Jadi Engineer Sukses di Jepang dengan Gaji Dua Digit Ini Wajib Kamu Tahu

Mimpi bekerja sebagai engineer di Jepang dengan gaji dua digit bukan lagi hal yang mustahil. Tapi, bagaimana caranya agar impian ini bisa terwujud? Webinar eksklusif dari Cetta Online Class baru-baru ini membongkar semua rahasia suksesnya. Dari persyaratan bahasa hingga budaya kerja, semua dibahas tuntas oleh para expert yang sudah malang melintang di dunia kerja Jepang. Yuk, simak rangkumannya agar kamu nggak ketinggalan strategi jitu ini!

Persyaratan Menjadi Engineer di Jepang

Menjadi engineer di Jepang bukan sekadar soal kemampuan teknis. Laily Raff Firdausy, recruiter di divisi Overseas Recruitment, menjelaskan bahwa ada beberapa syarat utama yang harus kamu penuhi. Pertama, kemampuan bahasa Jepang minimal level JLPT N3. Tanpa ini, kamu akan kesulitan berkomunikasi di lingkungan kerja, apalagi memahami dokumen teknis atau instruksi atasan.

Selain itu, pemahaman tentang business manner atau etika bisnis Jepang juga sangat krusial. Jepang dikenal dengan budaya kerja yang sangat menghargai hierarki, ketepatan waktu, dan sikap profesional. Jadi, selain mengasah skill teknis, kamu juga harus mempersiapkan diri untuk beradaptasi dengan budaya kerja yang berbeda ini.

Butuh bantuan untuk mempersiapkan dokumen atau tugas terkait karier di Jepang? Tugasin siap membantumu dengan jasa joki tugas atau jasa joki makalah agar kamu bisa fokus pada persiapan lainnya.

Kemampuan Bahasa Jepang untuk Engineer

Alif Akbar Putra Bharata, alumni Nagoya University yang kini bekerja sebagai design engineer di Jepang, menekankan bahwa bahasa Jepang adalah kunci utama untuk bertahan dan berkembang. Menurutnya, banyak engineer Indonesia yang gagal bukan karena kurangnya skill teknis, tapi karena kesulitan berkomunikasi.

Apa saja yang harus kamu kuasai? Pertama, kemampuan membaca dan menulis untuk memahami manual, laporan, dan email kerja. Kedua, kemampuan berbicara untuk berdiskusi dengan rekan kerja atau presentasi proyek. Terakhir, kemampuan mendengar untuk memahami instruksi atau feedback dari atasan.

Alif sendiri mengakui bahwa kursus di Cetta Japanese sangat membantunya. Program ini dirancang khusus untuk membantu kamu memahami konteks kerja dan budaya profesional Jepang. Jadi, jika kamu serius ingin bekerja di Jepang, mulailah belajar bahasa Jepang dari sekarang. Ingat, setiap hari yang kamu tunda adalah kesempatan yang hilang!

Budaya Kerja di Jepang yang Harus Dipahami

Budaya kerja di Jepang sangat berbeda dengan Indonesia. Salah satu hal yang paling mencolok adalah ho-ren-so, singkatan dari houkoku (laporan), renraku (komunikasi), dan soudan (konsultasi). Ini adalah prinsip dasar yang harus kamu terapkan dalam pekerjaan sehari-hari. Jangan pernah ragu untuk melapor, berkomunikasi, atau berkonsultasi dengan atasan atau rekan kerja.

Ada juga budaya nemawashi, yaitu proses membangun konsensus sebelum mengambil keputusan. Di Jepang, keputusan tidak diambil secara sepihak, tapi melalui diskusi panjang dengan semua pihak terkait. Ini mungkin terasa lambat, tapi inilah yang membuat keputusan di Jepang sangat matang dan minim konflik.

Ingin memastikan makalah atau tugasmu tentang budaya kerja Jepang bebas plagiat? Gunakan jasa cek plagiarisme Tugasin untuk hasil yang maksimal dan terpercaya.

Strategi Adaptasi Kerja di Jepang

Apa yang harus kamu lakukan saat pertama kali bekerja di Jepang? Alif membagikan beberapa tips berharga berdasarkan pengalamannya. Pertama, jangan takut membuat kesalahan. Di Jepang, kesalahan dianggap sebagai bagian dari proses belajar. Yang penting, kamu belajar dari kesalahan tersebut dan tidak mengulanginya.

  • Siapkan mental untuk bekerja dalam ritme yang cepat dan ekspektasi tinggi.
  • Kembangkan sikap proaktif. Jangan menunggu instruksi, tapi tunjukkan inisiatifmu.
  • Pelajari budaya perusahaan tempatmu bekerja. Setiap perusahaan di Jepang memiliki budaya yang berbeda.
  • Bangun jaringan dengan rekan kerja. Ini akan membantumu beradaptasi lebih cepat.

Ada satu hal lagi yang sangat penting: kemampuan multitasking. Di Jepang, kamu akan sering diminta untuk menangani beberapa tugas sekaligus. Jadi, latih kemampuanmu untuk mengatur waktu dan prioritas sejak sekarang.

Program Persiapan Karier Engineer Jepang

Untuk membantumu mempersiapkan karier sebagai engineer di Jepang,Cetta Online Class menawarkan Program Super Intensive Bahasa Jepang. Program ini dirancang khusus untuk membekali kamu dari level pemula hingga mampu menguasai level JLPT N4 dalam waktu empat bulan. Dengan kurikulum yang fokus pada konteks kerja, kamu akan lebih siap menghadapi tantangan di dunia profesional Jepang.

Apa saja yang akan kamu dapatkan dari program ini?

  1. Kelas intensif dengan pengajar berpengalaman.
  2. Materi yang disesuaikan dengan kebutuhan kerja di Jepang.
  3. Simulasi tes JLPT untuk mempersiapkan sertifikasi.
  4. Akses ke komunitas belajar untuk berbagi pengalaman.
  5. Sertifikat kelulusan yang bisa kamu gunakan untuk melamar pekerjaan.

Program ini sangat cocok untukmu yang serius ingin berkarier di Jepang. Dengan persiapan yang matang, peluangmu untuk sukses akan semakin besar. Jadi,jangan ragu untuk mendaftar dan mulai langkah pertamamu menuju karier impian!


Tim Redaksi
Tim Redaksi Website
Butuh Bantuan dengan Tugasmu?

Tim ahli kami siap membantu kamu menyelesaikan tugas dengan cepat dan berkualitas.

Konsultasi Gratis