Bahasa Jepang

Rahasia Kuasai Kata Kerja Bahasa Jepang untuk Percakapan Sehari-hari!

Mau lancar ngomong bahasa Jepang tapi bingung mulai dari mana? Kunci utamanya ada di kata kerja bahasa Jepang! Tanpa menguasai kata kerja, kamu akan kesulitan membentuk kalimat—bahkan untuk percakapan sederhana sekalipun. Tapi tenang, di artikel ini Tugasin akan membongkar semua rahasia kata kerja Jepang secara lengkap dan praktis. Dari konjugasi dasar sampai contoh penggunaan sehari-hari, semua bakal dibahas tuntas!

Pengertian dan Fungsi Kata Kerja Jepang

Kata kerja dalam bahasa Jepang bukan cuma sekadar kata aksi—mereka adalah jantung dari setiap kalimat. Berbeda dengan bahasa Indonesia, kata kerja Jepang punya sistem konjugasi yang unik dan kompleks. Mereka berubah bentuk tergantung:

  • Waktu (sekarang, lampau, mendatang)
  • Tingkat kesopanan (formal vs informal)
  • Fungsi gramatikal (perintah, ajakan, negasi)

Contoh sederhananya:

  • Bentuk dasar: taberu (食べる) – makan
  • Bentuk sopan: tabemasu (食べます) – saya makan (formal)
  • Bentuk lampau: tabeta (食べた) – sudah makan

Paham konsep dasar ini penting banget sebelum kamu melangkah lebih jauh. Kalau kamu masih kesulitan memahami konjugasi, Tugasin punya layanan joki tugas bahasa Jepang yang bisa bantu kamu mengerjakan PR atau latihan soal dengan benar!

Jenis-Jenis Kata Kerja dalam Bahasa Jepang

Dalam bahasa Jepang, kata kerja dibagi menjadi tiga kelompok utama. Masing-masing punya aturan konjugasi yang berbeda. Yuk, kenali satu per satu:

1. Kata Kerja Ichidan (一段動詞)

Ciri khasnya: berakhiran -iru atau -eru. Contoh:

  • miru (見る) – melihat
  • taberu (食べる) – makan

Konjugasinya gampang—tinggal ganti akhiran -ru dengan bentuk yang diinginkan.

2. Kata Kerja Godan (五段動詞)

Ini kelompok terbesar! Ciri khasnya: berakhiran huruf vokal u selain -iru/-eru. Contoh:

  • nomu (飲む) – minum
  • kaku (書く) – menulis

Konjugasinya lebih rumit karena melibatkan perubahan vokal. Misal, nomu (minum) → nomanai (tidak minum).

3. Kata Kerja Tak Beraturan

Ada dua kata kerja yang paling sering digunakan tapi konjugasinya nggak mengikuti aturan:

  • suru(する) – melakukan
  • kuru(来る) – datang

Contoh: suru(する) → false shinai(しない) untuk bentuk negatif.

Tips dari Tugasin: Kalau kamu kesulitan mengingat jenis-jenis kata kerja ini, coba buat tabel konjugasi sederhana. Atau, kalau butuh bantuan lebih lanjut, Tugasin menyediakan joki makalah bahasa Jepang untuk membantu kamu menyusun materi belajar yang rapi dan mudah dipahami!

Konjugasi Kata Kerja yang Wajib Dikuasai

Konjugasi adalah kunci untuk bisa berbicara bahasa Jepang dengan benar. Berikut bentuk-bentuk konjugasi yang paling penting:

1. Bentuk Masu(ます形)

Digunakan untuk percakapan formal. Caranya:

  • Ichidan: ganti -ru-masu (例: true taberutabemasu)</li;
  • Godan: ganti vokal ui, lalu tambah -masu (例: true nomunomimasu)
  • n

2. Bentuk -Te(て形)</h3;

Digunakan untuk menghubungkan kalimat, memberi perintah, atau menunjukkan tindakan berurutan. Contoh:</p;

  • true taberutabete(食べて) – makan
  • true nomunonde(飲んで) – minum</li;

3. Bentuk Lampau (Ta-形)</h3;

Untuk menyatakan tindakan yang sudah selesai. Contoh:</p;

  • true taberu>>→tabeta(食べた) – sudah makan</l;
  • true nomu>>→nda(飲んだ) – sudah minum</l;

Masih bingung dengan konjugasi? Jangan khawatir! Kamu bisa cek layanan joki tugas bahasa Jepang di Tugasin untuk mendapatkan bantuan langsung dari ahlinya. Dengan begitu, kamu bisa lebih fokus memahami materi tanpa terbebani deadline!</p;

Frasa Kata Kerja Umum untuk Percakapan</h2;

Nggak cukup hanya tahu kata kerja dasar—kamu juga harus paham frasa umum yang sering muncul dalam percakapan. Ini dia beberapa frasa penting:</p;

  • Salam dan perkenalan:
    • Hajimemashite>(はじめまして) – Salam kenal
    • lYoroshiku onegaishimasu>(よろしくお願いします) – Mohon bantuannya</li;

  • Permintaan tolong:
    l

      <liTasukete kudasai>(助けてください) – Tolong bantu saya</li;
      <liMatte kudasai (待ってください) – Tolong tunggu</li;
  • Ekspresi emosi:
    l

      <liUreshii desu (嬉しいです) – Saya senang</li;
      <liKanashii desu> (悲しいです) – Saya sedih</li;
  • Pertanyaan sehari-hari:
    l

      <liNani o shimasu ka? (何をしますか?) – Apa yang kamu lakukan?

      <liDoko ni ikimasu ka?>(どこに行きますか?) – Kamu pergi ke mana?</li;

Dengan menguasai frasa-frasa ini, kamu bisa langsung praktik ngomong bahasa Jepang tanpa takut salah. Kalau kamu butuh latihan lebih intensif, Tugasin juga menyediakan cek plagiarisme untuk memastikan tulisan bahasa Jepang kamu original dan bebas plagiat!</p;

Cara Membuat Kalimat Negatif dengan Kata Kerja;</h2;

Ingin bilang


Tim Redaksi
Tim Redaksi Website
Butuh Bantuan dengan Tugasmu?

Tim ahli kami siap membantu kamu menyelesaikan tugas dengan cepat dan berkualitas.

Konsultasi Gratis